You are currently browsing the daily archive for September 18th, 2008.
Di zaman Internet seperti sekarang dunia jadi terbuka lebar. Banyak hal bisa terjadi, termasuk berkenalan dan menjalin persahabatan dengan banyak orang. Bahkan jatuh cinta dengan teman yang ditemui di dunia maya bukan menjadi barang baru lagi. Padahal, fenomena kencan dalam dunia maya merupakan ancaman yang serius bagi pasangan yang telah mempunyai ikatan di dalam dunia nyata.
Masalahnya, banyak orang yang terlena lewat nikmatnya berkomunikasi lewat Internet. Ngobrol, atau istilahnya chatting, merupakan cara termudah untuk menjalin persahabatan, termasuk bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil, juga bagi mereka yang kurang mampu secara fisik, kaum tua, dan mereka yang pemalu atau rendah diri. Internet memberi kesempatan untuk membangun rasa percaya diri dan mengembangkan keterampilan sosial tanpa “ancaman” lingkungan. Misalnya, tanpa takut orang tahu bahwa ia memiliki cacat fisik, tak memiliki wajah cantik atau tampan, dan sebagainya. Tetapi bagi sebagian orang lagi, kemudahan akses ini menciptakan masalah baru.
Komunikasi lewat internet memungkinkan terciptanya kedekatan suatu hubungan dengan mudah dan cepat. Bila kita berbicara dengan seseorang tanpa berhadapan langsung, kita akan merasa leluasa. Kita tidak akan melihat ekspresi muka lawan bicara jika mereka tidak percaya dengan apa yang kita katakan. Di sisi lain, lawan bicara juga tidak dapat melihat muka kita yang panik atau malu. Hal ini berarti sebelum saling bertemu, kita bisa terlebih dahulu saling memberikan informasi pribadi masing-masing.
Baca halaman selanjutnya. Silakan klik link dibawah ini..
