Di zaman Internet seperti sekarang dunia jadi terbuka lebar. Banyak hal bisa terjadi, termasuk berkenalan dan menjalin persahabatan dengan banyak orang. Bahkan jatuh cinta dengan teman yang ditemui di dunia maya bukan menjadi barang baru lagi. Padahal, fenomena kencan dalam dunia maya merupakan ancaman yang serius bagi pasangan yang telah mempunyai ikatan di dalam dunia nyata.

Masalahnya, banyak orang yang terlena lewat nikmatnya berkomunikasi lewat Internet. Ngobrol, atau istilahnya chatting, merupakan cara termudah untuk menjalin persahabatan, termasuk bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil, juga bagi mereka yang kurang mampu secara fisik, kaum tua, dan mereka yang pemalu atau rendah diri. Internet memberi kesempatan untuk membangun rasa percaya diri dan mengembangkan keterampilan sosial tanpa “ancaman” lingkungan. Misalnya, tanpa takut orang tahu bahwa ia memiliki cacat fisik, tak memiliki wajah cantik atau tampan, dan sebagainya. Tetapi bagi sebagian orang lagi, kemudahan akses ini menciptakan masalah baru.

Komunikasi lewat internet memungkinkan terciptanya kedekatan suatu hubungan dengan mudah dan cepat. Bila kita berbicara dengan seseorang tanpa berhadapan langsung, kita akan merasa leluasa. Kita tidak akan melihat ekspresi muka lawan bicara jika mereka tidak percaya dengan apa yang kita katakan. Di sisi lain, lawan bicara juga tidak dapat melihat muka kita yang panik atau malu. Hal ini berarti sebelum saling bertemu, kita bisa terlebih dahulu saling memberikan informasi pribadi masing-masing.

Baca halaman selanjutnya. Silakan klik link dibawah ini..

Sisi negatifnya adalah bila tidak dapat melihat wajah lawan bicara, sulit bagi kita untuk mengetahui apakah dia berbohong atau tidak. Kita sendiri pun demikian, dapat dengan leluasa menceritakan sesuatu yang tidak benar mengenai pribadi kita. Dan bagi mereka yang putus asa dalam mendapatkan sahabat ataupun kekasih, maka mereka akan membayangkan lawan bicara sebagai calon pasangan sempurna seperti yang didambakan selama ini.

Pertemanan lewat internet dapat berlangsung lama. Dari hasil suatu penelitian terbukti, 75 persen hubungan yang dimulai melalui Internet sama berhasilnya dengan hubungan tatap muka langsung. Ada yang mengatakan, hubungan yang terjalin melalui Internet lebih dapat bertahan lama karena kedua pasangan telah saling mengenal satu sama lain sebelum terikat. Biasanya kita bertemu langsung dengan seseorang kemudian memutuskan apakah hubungan tersebut akan berlanjut atau tidak. Nah, di dunia maya, yang terjadi adalah sebaliknya.

Bagi mereka yang merasa kesepian atau merasa diasingkan, Internet merupakan tempat di mana mereka dapat menemukan seseorang sebagai pendengar yang baik. Apa pun alasan untuk tidak bahagia (patah hati ataupun masalah pribadi lainnya), internet dapat menjadi hiburan yang menggoda. Celakanya, berkenalan dengan seseorang di internet sering memperburuk keadaan. Banyak suami ataupun istri marah karena pasangannya menghabiskan begitu banyak waktunya di Internet dan tidak meluangkan waktu untuk berdua. Semakin banyak waktu yang dihabiskan dengan seseorang di Internet, semakin jauh hubungan kita dan pasangan kita.

Keterikatan perasaan kita yang semakin jauh dengan pasangan, memungkinkan terjadinya perselingkuhan dengan teman kencan di dunia maya. Banyak orang yang melakukan chatting melalui Internet karena memang sengaja ingin mencari teman kencan. Tetapi sebenarnya pertemuan di dunia maya bertujuan untuk memulai persahabatan. Sebegitu cepatnya kedekatan yang berkembang melalui Internet, sampai-sampai membuat banyak orang terkejut mendapati bagaimana cepatnya hubungan Internet berubah menjadi hubungan yang lebih intim dan bersifat dekat.

Ada yang mencoba membenarkan perilaku mereka dengan beralasan, hubungan yang terjadi bukanlah perselingkuhan. Tetapi para konsultan perkawinan sepakat, jika ada seseorang yang mengingkari kepercayaan pasangannya, seringkali karena menjalani perselingkuhan di dunia maya.

Bila kita melakukan kencan melalui Internet, sadarilah, hal ini tidak akan membantu mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Memang betul, kita pribadi menikmati hubungan yang terjalin, tapi itu hanyalah sementara dan hanya untuk jangka waktu yang pendek. Pada akhirnya kita malah akan menghadapi masalah yang lebih pelik karena harus menentukan pilihan tentang masa depan hubungan yang mungkin sudah kita miliki.

Bila curiga pasangan berselingkuh melalui Internet, ada baiknya kita perlu mengerti permasalahannya. Terlebih dahulu selesaikan masalah yang terjadi. Berikutnya, buat komitmen untuk bersama-sama melakukan perubahan demi hubungan berdua. Banyak orang yang mengalami hal ini mengikuti konseling, baik sendiri maupun bersama pasangannya, untuk memperbaiki kesalahan yang telah mereka perbuat, yaitu berselingkuh melalui internet.